Kabar penandatanganan tersebut dilaporkan media pemerintah Mesir, Al-Ahram, yang menyebut kedua presiden menyaksikan penandatanganan "sejumlah nota kesepahaman antara kedua negara". Metro TV, mengutip tayangan Breaking News-nya, kemudian merinci dokumen-dokumen yang dipertukarkan dalam pertemuan itu.
Visa, Statistik, hingga Perikanan
Menurut Metro TV, salah satu poin utama adalah rencana aksi kemitraan strategis antara Kementerian Luar Negeri RI dan Kementerian Luar Negeri Mesir, yang ditandatangani oleh menteri luar negeri kedua negara. Kedua negara juga menyepakati pembebasan visa bagi pemegang paspor diplomatik, paspor dinas, dan paspor khusus, serta kerja sama di bidang pengolahan data dan statistik. Di sektor maritim, Menteri Kelautan dan Perikanan RI menandatangani kesepakatan bersama perwakilan Pemerintah Mesir yang mencakup pengembangan sektor kelautan dan tata kelola perikanan berkelanjutan.
Daftar tersebut sejalan dengan bidang yang dipaparkan Menteri Luar Negeri Arrmanatha Christiawan Nasir sehari sebelumnya:
"Bapak Presiden akan menerima Presiden Mesir di Istana, dan akan ada serangkaian kegiatan, mulai dari pertemuan empat mata, pertemuan bilateral, dan penandatanganan nota kesepahaman terkait dengan masalah visa, kerja sama statistik, perikanan, dan juga rencana aksi untuk meningkatkan hubungan kerja sama strategis antara Indonesia dan Mesir," kata Arrmanatha, seperti dikutip ANTARA.
Sekretariat Presiden belum merilis rincian isi masing-masing dokumen.
Upacara Kenegaraan dan Pertemuan Empat Mata
Al-Sisi tiba di Istana Merdeka sekitar pukul 10.35 WIB dengan pengawalan pasukan berkuda dan motoris. Prabowo menyambutnya langsung di serambi barat Istana, lalu keduanya mengikuti upacara kenegaraan yang diiringi lagu kebangsaan kedua negara, dentuman meriam, dan pemeriksaan pasukan kehormatan. Penyambutan juga dimeriahkan Tari Tandok dari Sumatera Utara serta barisan pelajar yang mengibarkan bendera Indonesia dan Mesir.
Setelah itu, Prabowo mempersilakan Al-Sisi memasuki Ruang Kredensial untuk berfoto bersama dan menandatangani buku tamu kenegaraan sebagai simbol persahabatan kedua negara. Agenda berlanjut dengan pertemuan empat mata (tête-à-tête) dan pertemuan bilateral yang melibatkan delegasi kedua negara, sebelum penandatanganan nota kesepahaman.
Kunjungan Balasan
Arrmanatha menyebut kunjungan pada 10–11 Oktober 2026 ini sebagai kunjungan balasan setelah Presiden Prabowo berkunjung ke Mesir pada 2024 dan 2025. Pada April 2025 di Kairo, kedua pemimpin sepakat meningkatkan hubungan Indonesia–Mesir menjadi kemitraan strategis.
Al-Sisi tiba di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma pada Sabtu sore. Saat memasuki wilayah udara Indonesia, pesawat kepresidenan Mesir dikawal jet tempur Sukhoi Su-27/30 dan F-16 TNI AU. Jakarta menjadi persinggahan terakhir rangkaian lawatan Al-Sisi ke Asia, setelah Korea Selatan pada 6–9 Oktober dan Malaysia pada 9–10 Oktober. Ia dijadwalkan kembali ke Mesir pada Minggu sore.
Mesir merupakan salah satu mitra penting Indonesia di Timur Tengah dan Afrika Utara, sekaligus tujuan utama pelajar Indonesia yang menimba ilmu agama. Rincian isi kesepakatan, termasuk soal visa, akan menentukan dampak langsung kunjungan ini bagi warga kedua negara.

